contoh kalimat renaissance architecture
- It evolved from Romanesque architecture and was succeeded by Renaissance architecture.
Gaya ini berevolusi dari arsitektur Romanesque dan diteruskan oleh arsitektur Renaisans. - Among others, a masterpiece of Renaissance architecture in Rome is the Piazza del Campidoglio by Michelangelo.
Salah satu mahakarya arsitektur Renaisans di Roma adalah Piazza del Campidoglio karya Michelangelo. - The current building, built between 1844 and 1866, was inspired by North Italian Renaissance architecture.
Bangunan yang sekarang dipergunakan sebagai museum, dibangun antara 1844 dan 1866, dan terinspirasi dari arsitektur renaisans Italia utara. - The 4-star Lebah Villas is situated a mere 1.6 km away from Ikatbatik. The hotel represents Renaissance architecture in Ubud.
Lebah Villas lies within 35 minutes’ drive to Ngurah Rai International airport. - The divergent forms of Renaissance architecture in different parts of Europe, particularly in France and Italy, has added to the difficulty of defining and recognizing Neo-Renaissance architecture.
Bentuk-bentuk yang berlainan dari arsitektur Renaisans di berbagai belahan Eropa, khususnya di Prancis dan Italia, telah menambah kesulitan untuk mendefinisikan dan mengenali arsitektur Neo-Renaisans. - Additionally, Italianate architecture, popular abroad since the 19th century, was used to describe foreign architecture which was built in an Italian style, especially modelled on Renaissance architecture.
Selain itu, arsitektur Italianat, yang merebak sejak abad ke-19, digunakan untuk menggambarkan arsitektur asing yang dibangun dengan gaya Italia, khususnya seperti yang dimodelkan oleh arsitektur Renaisans. - British architect Inigo Jones, inspired by the designs of Italian buildings and cities, brought back the ideas of Italian Renaissance architecture to 17th-century England, being inspired by Andrea Palladio.
Arsitek asal Britania, Inigo Jones, diilhami oleh rancangan gedung-gedung, dan kota-kota di Italia, membawa gagasan arsitektur Renaisans Italia ke Inggris pada abad ke-17, terinspirasi oleh Andrea Palladio. - It represents the transition between late Gothic and early Renaissance architecture, with original features and decorative influences of the Castilian tradition, the Flemish, the Mudéjar, and to a much lesser extent, Italian architecture.
Gaya arsitektur ini merepresentasikan transisi antara akhir arsitektur Gotik dan awal arsitektur Renaisans, dengan fitur asli dan pengaruh dekoratif dari tradisi Kastilia, Mudéjar, Flandria, dan pada tingkat yang jauh lebih rendah, arsitektur Italia. - In Renaissance architecture, symmetry and proportion were deliberately emphasized by architects such as Leon Battista Alberti, Sebastiano Serlio and Andrea Palladio, influenced by Vitruvius's De architectura from ancient Rome and the arithmetic of the Pythagoreans from ancient Greece.
Dalam arsitektur Renaisans, simetri dan proporsi dengan teliti ditegaskan oleh arsitek seperti Leon Battista Alberti, Sebastiano Serlio dan Andrea Palladio, yang dipengaruhi oleh karya Vitruvius yang berjudul De architectura dari Romawi Kuno dan aritmetika Pythagoras dari Yunani Kuno. - Baroque architecture is the building style of the Baroque era, begun in late 16th-century Italy, that took the Roman vocabulary of Renaissance architecture and used it in a new rhetorical and theatrical fashion, often to express the triumph of the Catholic Church.
Arsitektur Barok adalah gaya bangunan dalam era Barok, dimulai di Italia pada akhir abad ke-16, yang mengambil perbendaharaan arsitektur Renaisans dari Romawi dan menggunakannya dalam suatu cara teatrikal dan retorik yang baru, seringkali untuk mengungkapkan kejayaan Gereja Katolik dan keadaannya yang absolut. - Under the broad designation "Renaissance architecture" nineteenth-century architects and critics went beyond the architectural style which began in Florence and central Italy in the early 15th century as an expression of Humanism; they also included styles we would identify as Mannerist or Baroque.
Dalam sebutan luas "arsitektur Renaisans", para kritikus dan arsitek abad ke-19 telah melampaui gaya arsitektural yang dimulai di Firenze dan Italia tengah pada awal abad ke-15 sebagai suatu ungkapan Humanisme; mereka juga memasukkan berbagai gaya yang kemudian diidentifikasi sebagai Mannerisme atau Barok.